PUPUK SUBSIDI DI NAGAN RAYA HANYA 15.720 TON

Suka Makmue | Pupuk subsidi di Kabupaten Nagan Raya Tahun 2022 pengalokasiannya hanya 15.720 ton, terjadi penurunan dari yang telah direncanakan di tahun 2021. Sehingga daerah tersebut akan mengalami kelangkaan pupuk, mengingat minat masyarakat semakin meningkat.

Tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya mengalokasikan pupuk untuk petani hanya 16,3 persen, sedangkan di tahun 2021 sampai 32 persen.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Nagan Raya, Tarmizi, SP menyebutkan berdasarkan surat dari Gubernur Aceh, telah dialokasikan 15.720 ton pupuk bersubsidi untuk 2022. Penurunan ini dilihat dari Elektrik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Tani (E-Rdkk).

"Kebutuhan pupuk di Nagan Raya rata-rata IP 200, artinya indeks penamanannya dua kali setahun hanya sebagian kecil khusus tanaman padi. Di kecamatan Kuala yang telah dilakukan IP 300, tetapi tidak menjadi perbandingan keseluruhan di dalam Kabupaten Nagan Raya," terangnya.

Jika nanti terjadi kelangkaan pupuk di Nagan Raya, lanjut Tarmizi, SP maka hal tersebut berasal dari jumlah kebutuhan masyarakat itu sendiri. Ia melihat, saat ini animo masyarakat untuk menggunakan pupuk semakin meningkat.

Selain itu, dari apa yang telah dialokasikan, pihaknya telah menyampaikan dalam rapat-rapat sebelumnya dengan distributor, kemudian dengan pengecer pupuk bersubsidi, bahwa mereka berikhtiar untuk didatangkan pupuk atau diadakan pupuk non subsidi.

"Jadi masyarakat nantinya akan terbantu apabila tidak ada pupuk bersubsidi, jika masyarakat kita memiliki kemampuan ada uang pada saat itu, membeli pupuk non subsidi untuk kebutuhan tanaman mereka," kata Tarmizi, SP.

Tarmizi, SP berharap kepada masyarakat, dalam membeli pupuk bersubsidi untuk dapat menghubungi penyuluh pertanian agar tidak lagi membeli pupuk sembarangan.

"Kebutuhan pupuk sekarang dapat diukur dengan bagan warna daun, dan sering dibantu paguyuban pengecer pupuk di Nagan Raya untuk ambil sampel tanah, artinya tidak seluruh lahan masyarakat membutuhkan pupuk yang sama untuk pertumbuhan dan produksi tanamannya,” tutup Tarmizi. SP | SAIFUL BAHRI, Kontributor Nagan Raya

 

sumber : KBA.ONE

Share this post

Pinterest
LinkedIn
WhatsApp

Berita Terkait :